Kementerian Pertanian RI
Jl. Harsono RM. No. 3, Gedung D
Lantai 3 Ragunan Jakarta 12550
Indonesia
Politeknik Pembangunan Pertanian Malang menggelar pameran hasil produksi bidang pertanian di SMK Negeri 1 Nawangan, Pacitan, Kamis (25/8/2022). Pameran bertajuk Open Day itu digelar Polbangtan Malang selaku Provincial Projects Implementation Unit Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (PPIU YESS).
Pameran dihadiri oleh 250 peserta yang merupakan siswa/siswi SMK Negeri 1 Nawangan. Pameran juga mendatangkan para kepala sekolah SMK di Kabupaten Pacitan, kepala beserta guru dan siswa SMP di sekitar wilayah Nawangan, perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Kabupaten Pacitan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan, dan perwakilan dari Polbangtan Malang selaku PPIU YESS Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Nawangan, Nurul Lindawati berharap dari kegiatan tersebut, mampu menarik minat kewirausahaan para siswa dalam bidang pertanian, melihat potensi pertanian dan peternakan yang ada di wilayah sekitar.
“Diharapkan muncul passion pada dunia pertanian. Menjadi generasi yang handal dan berpikiran maju untuk membuka pandangan tentang dunia pertanian yang selama ini bukan dunia yang keren untuk masa depan anak-anak," ujarnya.
Dia juga berharap ke depannya anak-anak menjadi generasi muda yang mampu menerapkan teknologi dalam pengembangan dunia pertanian.
Perwakilan dari Polbangtan Malang selaku PPIU Program YESS dari Kementerian Pertanian, Yan Fernanda menyampaikan bahwa open day ini merupakan bentuk kolaborasi dari Polbangtan bersama Kementan, melalui program YESS.
"Tujuan utama program YESS, yakni regenerasi SDM pertanian untuk mewujudkan SDM di sektor pertanian, yakni khusunya generasi muda, petani muda di wilayah kabupaten Pacitan dan khususnya petani muda Nawangan dan Bandar melalui hibah kompetitif dan permagangan," ucap Yan.
Acara tersebut dilanjutkan dengan menampilkan success story dari penerima manfaat hibah kompetitif Program YESS tahun 2021, Gusti Ayu Ngurah Megawati. Ia merupakan duta petani milenial Youth Ambassador Kementan, yaitu pengusaha gula aren temon. Dan juga Devie Yuice Erlandin pengusaha biofarmaka yang telah memiliki jangkauan pasar sampai tingkat ekspor sebagai supplier utama.
Kegiatan open day dengan menampilkan beberapa manfaat program Yess. Dari sini diharapkan mampu menggugah cara pandang para siswa SMK dan SMP untuk mampu melihat potensi pertanian dan peternakan mereka. Kelak 2-3 tahun ke depan bisa bergabung dengan Program Yess dan ikut merasakan manfaat program baik hibah maupun pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan usaha pertanian.
Kementan fasilitasi generasi muda pertanian Guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.
"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, Alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," kata Mentan SYL.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.
"Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," katanya.